Sabtu, 07 Juli 2012

DEDIKASI AYAH

karangan ini aku buat ketika masih kelas 1 SMA, pada waktu itu guru bahasa indonesia memberikan tugas untuk mencari orang yang menurut kamu patut dicontoh, pada saat itu aku pun lansung berfikir kenapa harus bersusah susah mewawancarai orang lain toh ayah kita patu banget dicontoh, ini dia sebuah cerita tentang ayah yang sangat berdedikasi terhadap kerjanya, yah walaupun ayah sudah nggak ada tetapi tetep ayah selalu akan diinget :)


“Keikhlasan Dalam Bekerja Adalah Kunci Kesuksesan”
Oleh : Refni Widarti
Tak pernah menyangka ia bisa melaksanakan tugas sebagai seorang polisi yang tugasnya mengidentifikasi mayat, tetapi ia menjalankannya dengan keikhlasan dan tidak pernah merasa terbebani dengan tugasnya ini.
K
esan pertama ketika melihat  Pak Darwin adalah sebagai seorang petugas polisi yang ramah, gagah, suka membantu orang lain, hidup dengan sederhana. Memang itulah pribadi seorang AIPTU Darwin.
AIPTU Darwin, lahir di Lubuk Jambi pada tanggal 6 Mei 1960, anak pertama dari tiga bersaudara. Beliau mempunyai satu orang istri dan tiga orang anak. Masa SD dilewati selama enam tahun, dan SMP tiga tahun didesa kelahiran. Tamat SMP melanjutkan ke STM Taluk Kuantan.
Beliau mengawali tugasnya pada tahun 1982 di Polda Riau, beliau merantau dari kampungnya ke kota untuk menjalankan tugas barunya sebagai anggota Polisi. Setahun kemudian beliau pindah ke Polres Kampar pada tahun 1983. Pada mulanya beliau bekerja dibagian Komlek (komunikasi) pada tahun 1983 sampai 1984, setahun diKomlek beliaupun pidah tugas dibagian Lalu Lintas pada tahun 1984 sampai 1986 karena hati nuraninya berkata beliau tidak cocok dibagian Lalu Lintas maka beliau pun pidah tugas ke bagian Sat Reskim Polres Kampar pada tahun 1987 sampai sekarang, beliau memegangi jabatan sebagai Kanit Ident.
Tugas beliau di Sat Reskim adalah melayani semua orang, apakah ia anak kecil atau orang dewasa dilayani dengan baik, mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), mengambil sidik jari, foto tahanan, melayani masyarakat dalam pembuatan SKCK, dan mengidentifikasikan mayat yang tidak dikenal. Dedikasi pada tugas baginya adalah hal utama dan terutama, yang ditunjukkan dengan disiplin dan selama hidupnya tidak pernah bolos kerja kecuali ketika beliau kecelakaan pada tahun 2000. Bahkan beliau terpaksa tidak bisa menunggu istrinya melahirkan.
Beliau melaksanakan tugas ini karena ia telah mengikuti pendidikan kejuruan dibidang Identifikasi, mempunyai kemampuan dibidang ini, juga panggilan hati nurani. Ia tidak pernah megeluh dengan tugasnya ini, walaupun ia bekerja selama 24 jam. Beliau sering dipanggil tengah malam untuk melaksanakan tugasnya apabila mendapat kabar bahwa ada mayat didaerah tertentu dan harus mengidentifikasi mayat tersebut karena mati tidak wajar.  Karena bagi beliau kunci kesuksesan itu adalah ikhlas menjalankan tugas, bagaimanapun medan yang akan ditempuh.
Karena dedikasinya tersebut beliau mendapatkan penghargaan – penghargaan yaitu penghargaan dibidang pengolahan TKP.  Ditingkat Provinsi pada tahun 2009 mendapat juara 1 lomba olah TKP. Rencananya beliau akan diutus ke Jakarta untuk mewakili RIAU tetapi nasib berkata lain beliau terpaksa membatalkan kepergiannya tersebut karena harus pergi kehutan karena kasus illegal logging. Beliau tinggal disana selama sehari untuk dokumentasi. Penghargaan kedua yaitu penghargaan dari kesatuan Polres Kampar dibidang olah TKP pada tahun 2010.
Menjadi anggota Sat Reskim dibagian Identifikasi banyak suka dan duka yang dialami beliau dalam bekerja yaitu sukanya adalah beliau banyak mengenal orang, membantu masyarakat, mengenali tempat-tempat terpencil, berinteraksi dengan orang banyak. Dukanya jika pergi ke TKP sering menempuh perjalanan yang jauh, jalannya rusak, menemukan mayat yang telah busuk, ataupun sudah dimakan oleh binatang, kadang-kadang tubuhnya tidak berbentuk lagi.
Sekarang banyak hujatan yang ditujukan kepada institusi Polri, beliau hanya mengatakan itu hanya perbuatan oknum, masih banyak polisi di negeri ini yang berdedikasi tinggi hidupnya untuk Polri yang dicintai masyarakat.
Kesibukan –kesibukan yang dilaksanakan beliau diwaktu senggang adalah berkebun, dengan berkebun beliau sudah melaksanakan olah raga dan sebagai simpanan untuk masa tua. Beliau pun juga aktif di masyarakat dengan menjadi RT di daerah tempat tinggalnya. 

1 komentar:

  1. Nice post Sista...

    Monggo mampir

    http://pakmus-wae.blogspot.com/

    semoga berkenan...

    BalasHapus

 

did you know !!! Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template